RIP #2: Simpsons by Neckface Goes Hiking ?

Sabtu, 25 Mei 2013.

Rute: HR Juanda (Dago Pakar) –> Curug Omas Maribaya –> HR Juanda (Dago Pakar)
Waktu Tempuh Normal: 5 Jam berjalan kaki
Total Jarak: 11 Km
Kondisi Medan: Sedikit becek akibat hujan
Tipe Medan: Standar rute hiking, menanjak dengan jalan paving rusak
Rekomendasi: Fine for fun hiking, enjoy further reading below….

Hiking? wissss… gear harus lengkap, bawa backpack gede buat perbekalan, dan jangan lupa sepatunya yang outdoor abis biar gak slip. HA? FORGET IT!

Pakai Levi’s denim shirt, Levi’s selvedge dengan dalaman khusus outdoor biar comfy, backpack Jansport untuk menampung dua botol Aqua 1L dan tentunya Vans Chukka The Simpsons edition by Neckface yang sudah sedikit usang, hehehe…problem?

4Penasaran juga sebelum ada rencana hiking ini, apakah fashion style itu nyaman dipakai untuk sebuah kegiatan yang non-fashion banget seperti hiking dan akhirnya dengan gilanya coba jawab dengan benar-benar memakainya ketika perjalanan hiking akan dilakukan.

Surprisingly, those apparel doesn’t make any difference dibandingkan ketika hiking dengan menggunakan apparel khusus outdoor. Shirtnya efektif menangkal rasa dingin hutan dataran tinggi karena pada base layer atau dalaman pakai tambahan kaos tipis, celana denim pun serasa tidak begitu menghambat, justru merasa terlindungi lebih dan yang pasti bodo amat mau sekotor apapun ini nantinya, karena bahan-bahannya mudah sekali dibersihkan lur…hehehe.

Hike-3-3The problem adalah kaki yang lebar ternyata cukup bermasalah dibawa hiking menggunakan sepasang sneaker Vans. Saya menemukan fakta waffle sole itu anti slip pada tempat-tempat paving yang ditumbuhi oleh lumut, walaupun pada medan terjal sekalipun, grip terasa pada bagian depan kaki dimana pola basket wave stars of david-nya berada.

4-2Kaki bagian samping, baik itu di dekat jempol atau kelingking terasa lumayan sakit, apalagi pas balik dari maribaya, kapalan sudah jadi efek wajib para hiker, tapi koq bagian tumit juga lecet, mungkin juga sih, karena sepatu Vans saya ini insolenya sudah gak karuan dan sengaja belum diganti karena penasaran efek yang akan terjadi kalau dipakai hiking.

Overall, untuk fun hiking, Vans memang bisa diandalkan, kalau medan yang yang akan dijajal kering, atau setidaknya kena paving walaupun rusak seperti rute yang gw tempuh. Nah, untuk yang bagian depan kakinya lebar, disaranin deh pakai pelindung dari beberapa merek untuk kesehatan kaki agar bagian-bagian kakinya tidak lecet, kecuali kalau kamu pada penasaran untuk buktikan tulisan ini…xixixixi.

Vans untuk hiking ? ringan, gak terlalu bulky karena outsolenya tidak setebal outdoor shoes or boots, kaki bisa bebas merasakan setiap tapak rute perjalanan tanpa perlu break in sama sekali. Cons-nya: Dude! lumpurnya ito lhooo… namanya juga hiking atuh lur! haha….

That’s all folks, simple aja, memang cuma sekadar hiking.
Kalau mountaineering pakai Vans? hmmmm..menarik juga…

author: TesaYohan

Advertisements
This entry was published on September 2, 2013 at 4:10 PM. It’s filed under Review in Plot (RIP) and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: