IMO #2: Posisi Kita Ini Apa?

Posisi kita ini apa?

Beberapa komunitas walaupun sedikit unik memiliki kontribusi lebih terhadap kotanya, sebutlah kegiatan berkebun yang bisa memicu rasa “hijau” dalam diri, komunitas bersih-bersih kota yang bisa memicu rasa kepedulian individu terhadap keasrian kota dan komunitas-komunitas muda yang banyak memberikan karya dan prestasi yang memicu kaum muda lainnya untuk melakukan hal serupa.

Posisi kita ini apa?

Setiap komunitas tidak lepas dari latar belakang yang menyatukan mereka, kesamaan visi dalam memandang sesuatu jadi bahan pertimbangan yang terkadang kita anggap “keren” karena kita bisa bersatu juga berkumpul atas dasar semua itu. Kepedulian terhadap bagaimana orang-orang baru bisa terlibat jauh dan mengenal latar belakang yang bersangkutan juga turut memicu anggota komunitas untuk bisa berbagi dalam hal-hal positif yang pada akhirnya bisa memajukan komunitas mereka, kita tidak berbicara hasil, tapi proses mereka layak diapresiasi jauh lebih terdedikasi pada komunitasnya.

Posisi kita ini apa?

Komunitas terbentuk ketika ada inisiasi dan keinginan untuk membuat suatu hal jauh lebih maju dan diapresiasi sebagai sebuah karya. Tindakan anggota komunitas dalam melahirkan karya didedikasikan untuk membawa nama komunitasnya selangkah lebih maju dari komunitas lainnya, bukan dalam arti kompetisi, tapi lebih berarti bahwa komunitas ini bisa memberikan sesuatu yang berharga, baik itu proses atau hasilnya pada local society setempat, dalam lingkup kecil mungkin kota adalah lingkup paling tepat bagi mereka para community untuk bisa memberikan dampak positif dan berpengaruh bagi generasi selanjutnya.

Posisi kita ini apa?

Budaya negatif yang bermunculan terus ditentang oleh komunitas dari masing-masing-masing aspek latar belakang pembentukan mereka dengan sangat berani. Dampak yang timbul akibat berbagai macam masalah sosial dan ekonomi mulai dilawan dengan gerakan-gerakan yang begitu positif dan membangun. Proses mereka dalam menjalaninya diawali dengan rasa kritis terhadap keadaan yang cenderung tidak membaik karena berbagai faktor dalam sebuah lingkungan sosial kota. Lahirlah begitu banyak ide positif yang ditujukan untuk mengikis hal-hal negatif yang berkembang di masyarakat serta perilaku-perilaku yang tidak sama sekali membangun kondisi lingkungan sosial dan keindahan sebuah kota. Para komunitas memberikan solusi progressif dan dapat diterima oleh sebagian masyarakat yang menyadari hal serupa akhirnya dari satu individu ke individu lainnya ide positif hasil gerakan solutif mereka berkembang dan perlahan bisa mengubah kebiasaan society ke arah yang lebih positif dan itu masih berkembang seiring pengalaman para komunitas ini dari waktu ke waktu dalam menyelesaikan sebuah permasalahan.

Posisi kita ini apa?

Indonesia dibangun dalam sebuah wadah keberagaman society dan budayanya. Masyarakat madani yang berkembang dari jaman ke jaman memperlihatkan kecenderungan perilaku yang bisa kita sadari walau terkadang pemikiran kita yang terpengaruh globalism ini ragu untuk mengutarakannya.

Akhir kata,

don’t be afraid to speak your positive mind, because we are #VANSHEAD!

author: TesaYohan

Advertisements
This entry was published on September 6, 2013 at 1:33 PM. It’s filed under In My Opinion (IMO) and tagged , , . Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: